Peristiwa - Nasional
KPK: Batas Akhir Pembahasan RUU KUHP Dibebaskan
04-07-2018 - 18:14 | Views: 2.24k
Ketua KPK Agus Rahardjo. (FOTO: Fakta News)
Ketua KPK Agus Rahardjo. (FOTO: Fakta News)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTAKetua KPK Agus Rahardjo mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan kepada sejumlah menteri yang terkait agar batas akhir (dead line) pembahasan RUU KUHP dibebaskan.

“Jadi (dead line) yang tanggal 17 Agustus itu tidak. Nanti disusun dengan mendapat masukan dari kami (KPK), dan kemudian sedapat mungkin masukan ditampung sehingga tidak ada lagi keberatan dari KPK,” ungkap Agus usai bertemu dengan Jokowi di Istana Bogor, Rabu (4/7/2018).

Intinya, tegasnya, deadline pembahasan RUU KUHP itu diundur, tidak ditentukan tanggalnya. Kemudian disusun lagi dengan menerima dari KPK.

Di samping itu, kata Agus, dia bersama pimpinan KPK lainnya telah menyampaikan beberapa hal kepada Jokowi soal Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang saat ini sedang dibahas oleh pemerintah dan DPR.

“Kami sampaikan antara lain mengusulkan lebih baik itu (masalah korupsi) di luar KUHP. Kami sampaikan mengenai risiko yang besar dan insentifnya tidak kelihatan untuk pemberantasan korupsi,” tambah Agus.

Mengenai apakah dengan demikian delik korupsi dihilangkan dari RUU KUHP, Agus menjelaskan, bahwa pilihannya banyak, dan tadi telah disampaikan bahwa kita berpikir delik korupsi, delik narkoba, teroris dan HAM mungkin akan lebih bagus di luar KUHP.

“Kalau sebenarnya itu dikeluarkan dari RUU KUHP ini bisa cepat segera ini kodifikasinya. Oleh karena itu, tim pemerintah akan mempelajari lagi,” jelas Agus seraya menegaskan, bahwa sejak awal KPK sudah duduk dengan pemerintah untu membahas masalah RUU KUHP itu.

Saat menerima pimpinan KPK untuk membahas soal RUU KUHP itu, Jokowi didampingi oleh Menko Polhukam Wiranto, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Mensesneg Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Adapun pimpinan KPK yang hadir adalah Agus Rahardjo, Basaria Panjaitan, Alexander Marwata, Saut Situmorang, dan Laode Muhammad Syarif.

Editor
: Faizal R Arief
Publisher
: Rizal Dani