Peristiwa
Facebook Kerjasama dengan AFP Perangi Hoaks
27-06-2018 - 12:50 | Views: 2.94k
ILUSTRASI Facebook. (FOTO: Pixabay)
ILUSTRASI Facebook. (FOTO: Pixabay)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTARaksasa Medsos Facebook menggandeng Agence France-Presse (AFP) untuk mencegah foto dan video hoaks. Kerjasama kedua pihak dibuat melalui program third-party fact-checking.

Dilansir TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id) dari Tempo, News Partnership Lead Facebook Indonesia Alice Budisatrijo mengungkapkan, Facebook ingin memahami bahwa penggunanya ingin membaca informasi akurat di Facebook.

“Kami memperluas kemitraan program third-party fact-checking di Indonesia dengan menggandeng AFP," ujar Alice.

Facebook memandang, semakin banyak informasi yang tersedia secara online, mis-informasi akan mudah tersebar dengan cepat. Karenanya Alice berharap melalui program ini, Facebook bisa ikut berkontribusi untuk memberikan informasi yang akurat bagi masyarakat Indonesia.

Dalam kerja sama ini, AFP memiliki kewenangan penuh untuk memilih konten foto atau video yang akan diperiksa. Hasil pemeriksaan faktanya akan diposting di Facebook, dan mereka akan memberi notifikasi kepada pengguna jika foto atau video yang pernah mereka bagikan di Facebook dinyatakan palsu.

Selain itu, Halaman di Facebook yang berulangkali membagikan berita palsu atau foto dan video yang telah dimanipulasi akan dibuat semakin jarang muncul di Kabar Berita pengguna. AFP telah mendapat sertifikasi dari Poynter Institute, jaringan Internasional Pemeriksa Fakta independen.

"Kami menyambut baik kerja sama ini. Karena merupakan pembuktian dari keahlian dan kredibilitas AFP dalam melakukan verifikasi informasi," kata AFP Global News Director Michele Leridon.

Ketika berita palsu dan mis-informasi banyak beredar, Leridon berujar bahwa, program ini sesuai dengan misi utama kantor berita seperti AFP. Program ini juga sejalan dengan upaya jurnalis dalam menyediakan berita berkualitas, terverifikasi, dan terpercaya untuk pembaca setiap hari.

Upaya raksasa medsos Facebook untuk memerangi hoaks dengan menggandeng Agence France-Presse (AFP) cukup menarik. Facebook akan menggunakan program third-party fact-checking untuk melihat keaslian foto dan video yang diunggah netizen Facebook. (*)

Pewarta
: Tria Adha
Editor
: Deasy Mayasari
Publisher
: