Peristiwa - Daerah
Arus Mudik di Gilimanuk dan Ketapang Ramai dan Lancar
14-06-2018 - 13:44 | Views: 3.79k
Basarnas Bali, kerahkan helikopter HR 1524 untuk melakukan pantuan udara arus mudik lebaran. Kamis (14/6/2018).(FOTO: Basarnas)
Basarnas Bali, kerahkan helikopter HR 1524 untuk melakukan pantuan udara arus mudik lebaran. Kamis (14/6/2018).(FOTO: Basarnas)

TIMESBANYUWANGI, DENPASAR – Basarnas mengerahkan satu unit helikopter HR 1524 untuk melakukan pemantauan udara arus mudik di jalur penyebrangan Gilimanuk dan Ketapang yang melayani penyeberangan Bali menuju Banyuwangi dan sebaliknya. Helikopter jenis Bolco 105 itu terbang dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ketut Gede Ardana menuturkan bahwa pemantauan udara sangat diperlukan ketika mendekati Hari Raya Idhul Fitri. 

"Secara visual jika dipantau melalui udara, kondisinya bisa terlihat jelas tingkat kepadatan para pemudik di pelabuhan penyebrangan," ucapnya, Kamis (14/6/2018).

Tidak nampak adanya antrean panjang kendaraan pemudik di jalur penyebrangan Gilimanuk  dan Ketapang. Penyeberangan didominasi kendaraan pribadi roda empat dan roda dua. 

"Kami tadi mengudara di Pelabuhan Ketapang sekitar pukul 10.48 Wita, kondisinya cuaca cerah dan tadi juga lalu lintas terpantau ramai lancar," ucapnya.

Sebelumnya sudah digerakkan KN SAR Arjuna 229 dari Pelabuhan Benoa pada Senin (11/6/2018) menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

 "Semua Alat Utama (Alut) kami kerahkan secara maksimal dan seefektif mungkin, dari segi penempatan dan waktu pelaksanaannya, sehingga bisa mengantisipasi di jalur-jalur ramai pemudik," imbuh Ardana. 

Ardana juga menyampaikan, untuk mengantisipasi aktivitas pelayaran telah disiagakan KN SAR Arjuna dengan 17 personel bergabung bersama tim rescue dari Pos SAR Banyuwangi. 

Sementara itu di pintu penyeberangan Gilimanuk juga ditugaskan tim rescue dari Pos SAR Jembrana dan Pos SAR Buleleng. Langkah antisipasi di jalur darat padat pemudik, telah disiagakan tim SAR yang bergerak dengan rescue truk, berjaga pada titik-titik rawan kecelakaan.

Selain itu, Ardana juga mengatakan bahwa siaga SAR dalam rangka antisipasi arus mudik Lebaran akan berlangsung hingga 24 Juni 2018.

 "Kapal SAR Basarnas Bali, yakni KN SAR Arjuna 229 melaksanakan siaga SAR  di Pelabuhan Banyuwangi sudah selama 4 hari dan akan berlanjut hingga tanggal 20 Juni," ungkapnya.

Meskipun telah ada langkah antisipasi dengan meningkatkan kesiapsiagaan SAR di wilayah Bali, Ardana juga berharap agar jangan sampai terjadi kecelakaan pelayaran, penerbangan ataupun transportasi darat.

"Saya mengimbau bagi para pemudik agar berhati-hati saat berkendaraan dan pengguna transportasi laut supaya mematuhi aturan yang ada, sehingga bisa selamat sampai tujuan," ucapnya. (*)

Pewarta
: Muhammad Khadafi
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Sholihin Nur