Peristiwa - Daerah
Kompak, PT BSI dan Masyarakat Punguti Sampah Dibawah Sunset Pantai Pulau Merah
19-05-2018 - 20:30 | Views: 11.95k
Ngabuburit asyik, karyawan PT BSI bersama para pelajar menyusuri pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, sambil memunguti sampah. (FOTO : Syamsul Arifin/ TIMES Indonesia)
Ngabuburit asyik, karyawan PT BSI bersama para pelajar menyusuri pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, sambil memunguti sampah. (FOTO : Syamsul Arifin/ TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Menunggu waktu bedug Maghrib atau berbuka (Ngabuburit), adalah saat yang paling berat saat berpuasa. Agar terasa ringan, tak salah jika kita melakukan aktivitas asyik dan menyenangkan. Ngabuburit ke pantai Pulau Merah di Banyuwangi bersama PT BSI.

Namun, agar bisa menambah nilai pahala puasa Ramadhan, kegiatan bisa diisi aktivitas positif.

Ya, seperti dilakukan jajaran Departemen Invironmental PT Bumi Suksesindo (PT BSI), Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur.

pbsi-banyuwangi.jpgKaryawan PT BSI memunguti sampah dipantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. (FOTO: Syamsul Arifin/ TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id))

Dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, KPH Perhutani Banyuwangi Selatan, Kelompok Masyarakat (Pokmas) Wisata Pantai Pulau Merah, Forum Relawan Sumberagung dan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Sumberagung, mereka menggelar 'Ngabuburit Asyik' bersih-bersih pantai. 

Makin menyenangkan, acara yang digeber dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut, dilakukan dibawah Sunset pantai Pulau Merah. Suasana dimana pantai dengan gugusan gunung ini terlihat sangat indah.

Sepoi angin dan suara deburan ombak, membuat rasa lapar serta dahaga seharian berpuasa seakan hilang.

"Cukup menyenangkan, kekompakan seluruh peserta benar-benar membuat acara ini sangat menyenangkan," ucap Wakil Ketua Panitia, Abel Maulvi, Sabtu (19/5/2018).

Pria yang menjabat sebagai Goverment Relation Supervisor tambang emas terbesar kedua di Indonesia ini menyebutkan, pesan yang ingin disampaikan dalam kegiatan adalah tentang bahaya sampah plastik bagi lingkungan.

Maka jangan heran, tema yang diangkat pun 'Beat Plastic Pollution' (Mengurangi sampah plastik). Tema yang sama dengan tema Hari Lingkungan Hidup International 2018, yang diperingati setiap 31 Mei.

"Harapannya, kita bisa meng edukasi masyarakat dan pelajar tentang pentingnya kebersihan dan bahaya sampah plastik," katanya.

Dari pantauan TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), selama kegiatan, jajaran Departemen Invironmental PT BSI terlihat sangat kompak bersama para peserta.

Bahkan, Super Intendent, Donny Roberto, menyempatkan diri menjelaskan tentang jenis sampah serta bahaya kepada para pelajar.

Dan sepanjang kegiatan, mereka berhasil mengumpulkan puluhan kantong sampah dari destinasi wisata unggulan Bumi Blambangan ini. Dari keseluruhan sampah, yang paling mendominasi adalah sampah plastik. Hal itu bisa dilakukan untuk mengajak siapapun sembari Ngabuburit. Hal itu sudah dilakukan oleh PT BSI dan Masyarakat di Banyuwangi. (*)

Pewarta
: Syamsul Arifin
Editor
: Yatimul Ainun
Publisher
: