Olahraga
Selamat, Tim Street Soccer Garuda Baru Raih Best Goalkeeper
17-05-2018 - 06:44 | Views: 2.54k
Ryan Febriansyah, kiper Garuda Baru, mendapat ucapan selamat dari Alexei Smertin, mantan pemain Chelsea asal Rusia. (FOTO: ASSI for TIMES Indonesia)
Ryan Febriansyah, kiper Garuda Baru, mendapat ucapan selamat dari Alexei Smertin, mantan pemain Chelsea asal Rusia. (FOTO: ASSI for TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Prestasi membanggakan diukir Garuda Baru, tim street soccer Indonesia, di ajang Street Children World Cup (SCWC) 2018 di Rusia, Rabu (16/5/2018). Meski kalah dari tim Burundi, Garuda Baru mampu menyabet  Best Goalkeeper atas nama Ryan Febriansyah. Kabar ini pun membuat Ketua Asosiasi Street Soccer Indonesia (ASSI) Mandira Isman senang.

Dalam perebutan posisi ketiga SCWC 2018, sembilan anak Indonesia itu harus mengakui ketangguhan tim Burundi dan menyerah 1-3. Dengan begitu Garuda Baru menempati posisi 4 di ajang olahraga sepak bola jalanan ini.

Sedang juara posisi 1 diraih tim Uzbekistan. Disusul Pakistan di posisi kedua dan Burundi pada posisi 3. Sementara untuk tim putri, Brasil juara pertama, Tanzania juara kedua, dan Inggris juara ketiga.

Tim-Street-Soccer-Garuda.jpgTim Street Soccer Garuda Baru masuk posisi 4 dunia SCWC 2018.

Street soccer merupakan olahraga baru yang mulai digemari di Indonesia. Street soccer pada dasarnya sama dengan Futsal. Jumlah pemainnya sama. Empat orang. Terdiri dari tiga pemain dan satu keeper. Hanya yang membedakan adalah lapangan dan peraturannya.

Lapangan dan peraturan Futsal sudah ditetapkan FIFA. Biasanya indoor, meski ada juga yang outdoor. Sedang Street Soccer lapangannya lebih bebas. Bisa di jalanan, lapangan umum, atau bahkan jalan beraspal.

Di Street Soccer inilah setiap tahun digelar kejuaraan dunia. Namanya Street Children World Cup (SCWC) atau Piala Dunia Sepakbola Jalanan. Tahun 2018 ini digelar di Rusia. Di Indonesia olah raga ini diwadahi dalam Asosiasi Street Soccer Indonesia (ASSI) yang diketuai Mandira Isman.

Pada SCWC 2018 ini Indonesia mengirimkan satu tim yang beranggotakan 9 anak. Namanya Tim Street Soccer Garuda Muda. Dalam laga SCWC 2018  ini tim Indonesia menempati posisi 4 dunia.

Meski berada di posisi 4, namun tim Garuda Baru bermain apik. Ryan dan kawan-kawan mampu menyuguhkan penampilan apiknya di depan ribuan penonton di lapangan Street Soccer, Moskow, Rusia.

’’Permainan anak-anak sangat bagus. Patut diacungi jempol. Meski ada sedikit kendala cidera dari salah satu anggota tim, yakni Krisna Sugina yang sempat dibawa ke rumah sakit,’’ ujar Jessica Hutting, Team Leader SCWC Indonesia pada TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id) beberapa saat lalu. 

Tim-Soccer-Garuda.jpg

Para laga perebutan posisi ketiga, bagi Garuda Baru tidak mudah. Indonesia kebobolan pada menit ke-13 babak pertama. Pada babak kedua kebobolan lagi pada menit ke-8 dan gol ketiga pada menit ke-10. Hingga turun minum, Garuda Baru tertinggal 0-3.

Garuda Baru hanya berhasil membalas gol pada meni-13 babak kedua. Malikal memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 hingga babak kedua berakhir. ’’Secara umum penampilan anak-anak bagus,’’ ucap Jessica.

Meski berada di posisi 4 dunia, Garuda muda tetap semangat. “Usai pertandingan, kami diundang makan malam oleh Pak Dubes di KBRI Moscow,” kata Mahir Bayasut, delegasi tim Garuda Baru.

Atas posisi 4 dunia tim Garuda Baru, Ketua Asosiasi Street Soccer Indonesia (ASSI) Mandira Isman merasa senang. Apalagi tim street soccer Indonesia ini tergolong baru di ajang Street Children World Cup (SCWC). (*)

Pewarta
: Theofany Aulia
Editor
: Deasy Mayasari
Publisher
: Rochmat Shobirin