Peristiwa - Nasional
Terindikasi Kampanye, Mendagri Klarifikasi Kalimat "Pak Jokowi Maju Terus"
16-05-2018 - 16:22 | Views: 5.39k
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengklarifikasi ucapannya terkait "Presiden Joko Widodo (Jokowi) Maju Terus" dalam Rakornas Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintah Desa, Pusat, dan Daerah di JIExpo, Jakarta, Senin, 14 Mei 2018 kemarin. 

Diketahui, ucapan Tjahjo itu sempat mengundang perdebatan di kalangan awak media yang hadir untuk meliput acara yang dibuka langsung Presiden Jokowi tersebut. Apakah mengandung unsur kampanye atau tidak?.

Lantas, Carlos KY Paath, salah seorang wartawan media nasional, Suara Pembaharuan (SP) memberanikan diri untuk mengkonfermasi langsung terhadap Mendagri Tjahjo Kumolo ihwal ucapannya itu. 

"(Kalimat) Bapak Jokowi maju terus. Maju terus kan bukan kampanye. Kalau yel-yel Pak Jokowi maju lagi atau lanjut lagi, baru itu (kampanye)," kata Tjahjo mengklarifikasi di Gedung Kemendagri, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat belum lama ini. 

Diakui memang, bahwa ucapannya di dihadapan ratusan kepala desa terbaik di seluruh Indonesia ini sempat dipelintir salah satu media online. Sayangnya, Tjahjo enggan menyabut nama media itu, tetapi imbuh dia, media tersebut tidak terkenal. 

"Sudah ada di (media) online. Online dari paetai nyindir saya. Saya ngak nyebut nama (media online tersdbut)," tutur menteri asal PDI Perjuangan ini.

Lebih lanjut Tjahjo mengaku, dirinya adalah STMJ saat mewakili Presiden Jokowi dalam acara Workshop Nasional Anggota DPRD PPP se-Indonesia, di Hotel Mercure, Jakarta, Minggu, 13 Mei 2018.

Kepanjangan "STMJ" juga memetik perdebatan di kalangan awak media. Apakah, STMJ ini singkatan dari Susu, Telur, Madu Jahe, atau Saya Tetap Memilih Jokowi?. 

"Kalau kemrin di PPP, saya sendiri STMJ. Kan boleh. Minuman khas di Solo kan?," tuturnya. 

Kendati STMJ di artikan "Saya Tetap Memilih Jokowi" misalnya, menurut Tjahjo, itu hal biasa yang tidak perlu dipersoalkan.

Sebab, masing-masing orang memiliki hak untuk menentukan dukungan dan pilihannya pada Pilpres 2019 mendatang.

"Gak bisa dilarang dong. Semua orang punya hak, mau pakai kaos STMJ boleh. Kan yang penting tidak mengajak." tutur Mendagri Tjahjo Kumolo.(*)

Pewarta
: Hasbullah
Editor
: Yatimul Ainun
Publisher
: Ahmad Sukma