Politik
Pilgub Jatim 2018
Kiai Se-Madura Berkumpul Galang Dukungan untuk Khofifah Emil
15-05-2018 - 20:54 | Views: 3.65k
Khofifah saat berfoto besama Kiai dan Habaib Se Madura. Selasa 15/5/2018 (FOTO :Time Media Khofifah For Times Indonesia)
Khofifah saat berfoto besama Kiai dan Habaib Se Madura. Selasa 15/5/2018 (FOTO :Time Media Khofifah For Times Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, SAMPANG – Dukungan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestinato Dardak terus mengalir. Kali ini dukungan muncul dari kiai dan habaib se-Madura, Selasa, (15/5/2018)

Pengasuh pondok pesantren At Taroki KH Farouq bin Alawy Muhammad mengatakan dukungan ini murni berasal dari inisiasi para kiai dari seluruh pesantren di Madura untuk menyelamatkan Jawa Timur

"Agar terselamatkan. Kalau beliau insyaallah diberi kemenangan besar oleh Allah SWT. Itu spontanitas.banyak kiai berpengaruh di sini untuk mendukung bu Khofifah," kata Kiai Farouq.

Kiai Faruk mengungkapkan hal lain yang mendorong para kiai Madura mendukung Khofifah -Emil adalah pengalaman. Keduanya juga dinilai memiliki kinerja yang terbukti di pemerintahan.

khofifah-Indar4118b.jpg

Seperti diketahui, Khofifah pernah menjadi Menteri di dua era Presiden berbeda yakni Menteri Pemberdayaan Perempuan era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) plus Kepala BKKBN, Menteri Sosial era Presiden Joko Widodo. Di Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah dipercaya sebagai Ketua Umum Muslimat NU.

"Khofifah punya pengalaman menjadi menteri dua kali dimasa Gus Dur dan Jokowi, Khofifah juga tak diragukan pengabdiannya di NU," ungkapnya.

"Dia Rela mundur dari jabatan Menteri hanya untuk memperbaiki perekonomian Jawa Timur, Jelas tak diragukan lagi," tambahnya.

Sedangkan Emil juga pernah didaulat sebagai bupati termuda yang penuh dengan pretasi. 

Di luar itu Emil pernah menjadi World Bank Officer dan Chief Business Development and Communication-Executive Vice President di PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero).dan  di NU, suami Arumi Bachsin ini pernah menjabat Pengurus NU cabang istimewa di Jepang.

"Emil berprestasi sejak muda, pernah juga menjadi pengurus NU Istimewa di Jepang," ungkap Kiai Faruk.

Kiai berpengaruh di Sampang ini juga berpesan jika nanti Khofifah diberikan mandat untuk memimpin Jawa Timur untuk lebih memperhatikan pondok pesantren di Jawa Timur, misal dengan memberikan beasiswa untuk santri berprestasi dan memajukan ekonomi pondok pesantren.

Sedangkan Khofifah pada kesempatannya memohon doa dan restu pada para kiai, habaib dan nyai se Madura, karena menurutnya Restu dan Doapara ulama sangat penting.

"Mohon doa pangestu kiai, mudah-mudahan pangestunya kiai, doanya kiai terkabulkan untuk Khofifah-Emil mimimpin Jawa Timur, manfaat barokah," kata Khofifah.

Untuk diketahui kiai yang hadir pada acara kali ini adalah Pengurus PWNU Jawa Timur Muhammad Shidik Abdurrahman, KH Farouq bin Alawy Muhammad dari Sampang, KH Mutam Mukhtar dan KH Muammad Ali Fikri dari PP Annuqayah Sumenep, KH Abdullah Syaukat Siradj dari Pondok Pesantren Sidogiri, KH Asep Syaifuddin Chalim dari PP Amanatul Ummah Mojokerto. (*)

Pewarta
: Nasrullah
Editor
: Yatimul Ainun
Publisher
: Rochmat Shobirin