Ekonomi
Jelang Ramadhan, Harga Sembako di Banyuwangi Masih Stabil
26-04-2018 - 16:37 | Views: 3.54k
Suliani saat ditemui di tokonya yang berada di sekitara Pasar Genteng 1. (FOTO: Erwin Wahyudi / TIMES Indonesia)
Suliani saat ditemui di tokonya yang berada di sekitara Pasar Genteng 1. (FOTO: Erwin Wahyudi / TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Mendekati bulan Ramadhan 1439 Hijriyah, harga sembako Kabupaten Banyuwangi, khususnya Kecamatan Genteng, masih dalam kondisi normal dan bisa dibilang stabil. Beberapa bahan pokok seperti telur, minyak goreng, beras, hingga gula harganya masih diangka normal.

Informasi yang dihimpun TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id) dari beberapa pedagang, kenaikan yang mengalami kenaikan yang signifikan hanya pada tepung tapioka. Awal tahun lalu per sak 25 kilogram hanya Rp 157 ribu, sekarang mencapai Rp 235 ribu. 

"Yang lain juga mengalami naik turun harga, tetapi itu masih di angka normal," ungkap, Suliani (65) salah satu pedagang di Pasar Genteng 1, Genteng Kulon, Genteng, Kamis (26/4/2018). 

Suliani menyampaikan, harga bahan kebutuhan lain beberapa bulan ini juga mengalami kenaikan, tetapi saat ini sudah normal. 

"Tepung terigu merk Segitiga harganya Rp 155 ribu/25 kilogram, Beras medium Rp 255 - 260 ribu/25 kilogram, Telur Rp 21 ribu/kilogram, Gula pasir, Rp 10.600/kilogram, Minyak goreng curah, Rp 10.500/kilogram," jelasnya. 

Suliani menduga naiknya harga tepung tapioka adalah karena sulinya mencari bahan bakunya.

"Mungkin bahan bakunya sulit, jadi harganya naik. Selama ini pelanggan yang mengeluh adalah dari kalangan pengusaha kerupuk dan jajanan cilok, karena mereka yang paling banyak menggunakan bahan baku tersebut," pungkasnya.  

Hal senada juga diungkapkan oleh Ani (45) salah satu pedagang sembako yang juga berada di lingkungan Pasar Genteng 1. Ia menyampaikan selain tepung tapioka, harga kebutuhan pokok lain masih dalam harga normal. 

"Selama ini masih normal semua, harga telur memang sempat naik sekitar satu bulan yang lalu, tetapi sekarang sudah normal kembali," ungkapnya. (*)

Pewarta
: Erwin Wahyudi
Editor
: Faizal R Arief
Publisher
: Sholihin Nur