Peristiwa - Daerah
Hari Kartini 2018
Peringati Hari Kartini, Polwan Probolinggo Adu Kekuatan
21-04-2018 - 10:16 | Views: 2.94k
Polwan Polresta Probolinggo adu kekuatan menarik mobil patroli. (FOTO: Happy/ TIMES Indonesia)
Polwan Polresta Probolinggo adu kekuatan menarik mobil patroli. (FOTO: Happy/ TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, PROBOLINGGO – Memperingati hari Kartini, polisi wanita (polwan) Polresta Probolinggo, adu kekuatan. Mulai dari tarik mobil patroli, bongkar pasang senjata laras panjang, hingga membuat rujak erok-erok tradisional Probolinggo, Jawa Timur.

Halaman Mapolresta Probolinggo mendadak ramai. Riuh rendah sorak menyemangati Polwan yang berjuang sekuat tenaga menarik mobil patroli. Para polwan ini harus mengeluarkan seluruh tenaganya, untuk memindahkan mobil patroli berjenis double cabin, dengan bobot sekitar 1,7 ton.

Hasilnya, mobil patroli itu berhasil dipindahkan, sejauh 10 meter. Bahkan, sekali waktu, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal, beserta beberapa anggota, naik ke atas mobil patroli tersebut. “Sempat kesulitan juga tadi waktu menarik mobil, karena memang berat. Tapi dengan mental dan kuat, akhirnya kami bisa juga menarik mobil itu,” Kata Bripda Annisa, Sabtu (21/4/2018).

POlres-Probolinggo-2.jpg

Selanjutnya, polwan kembali diadu ketangkasannya. Dengan membongkar dan memasang senjata laras panjang, berjenis SSV-2 buatan PT Pindad. Tangan halus polwan yang identik dengan kelembutan itupun, sekali lagi harus beradu cepat dan terampil, layaknya tangan lelaki.

Kemampuan bongkar pasang senjata itu, juga dilombakan. Siapa yang tercepat menjadi pemenangnya. Untuk mengikuti rangkaian lomba ini, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan para polwan.

Bripda Rizky mengatakan, untuk belajar bongkar pasang senjata laras panjang itu, hanya dilakukan sekali, sehari sebelum pelaksanaan. Butuh waktu sekitar enam menit, untuk pertama kali bongkar pasang.

Rangkaian peringatan hari kartini ini, memang sengaja dibuat semeriah mungkin. Namun masih memperhatikan keterampilan dan keahlian yang harus dikuasai seorang polwan. Meliputi kekuatan, sebagai bukti bahwa polwan Polresta Probolinggo mampu menjaga kedaulatan kondusifitas wilayah.

Ketangkasan merakit senjata, sebagai bukti bahwa polwan harus cekatan dan terampil. Serta kemampuan meracik rujak erok-erok, yang merupakan makanan tradisional Probolinggo, sebagai pertanda, kodrat wanita sebenarnya.

“Melalui lomba triatlhon ala Polwan Polresta Probolinggo ini, kami memperingati hari kartini. Jadi polwan itu benar-benar wanita tangguh, pantang menyerah, tanpa melupakan identitas sebenarnya sebagai wanita, yang penuh kelembutan,” pungkas Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal. (*)

Pewarta
: Happy L. Tuansyah
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Sholihin Nur