Peristiwa - Daerah
Liga 1
Banyak Pelajar Menjadi Korban, Manajemen Arema FC Siapkan Surat Izin
17-04-2018 - 14:37 | Views: 5.80k
Suasana manajemen dan Arema FC yang menjenguk Aremania korban kericuhan (FOTO: Imadudin Muhammad/TIMES Indonesia)
Suasana manajemen dan Arema FC yang menjenguk Aremania korban kericuhan (FOTO: Imadudin Muhammad/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, MALANGManajemen Arema FC telah menyiapkan surat izin resmi untuk semua korban Aremania, yang merupakan pelajar. 

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, menyampaikan surat izin resmi dari manajemen ini akan dikirimkan ke masing-masing sekolah lengkap dengan surat dari dokter dan rumah sakit.

"Manajemen bertanggung jawab sepenuhnya untuk penyembuhan dan perawatan kesehatan pasien," kata Sudarmaji, Selasa (17/4/2018).

Sudarmaji menyebutkan pihaknya juga terus memantau kondisi Aremania yang tengah dirawat di rumah sakit. Hari ini ia bersama jajaran manajemen dan tim Arema FC menjenguk beberapa korban di beberapa rumah sakit.

"Noval dan Hafidzah Iqbal merupakan pelajar dari Tulungagung. Sementara Nur Fatimatul Zahro adalah pelajar dari Turen. Kami berikan surat izin yang bersangkutan kepada sekolahnya," kata Sudarmaji.

Seperti yang diketahui, sampai saat ini ada tujuh Aremania yang masih dirawat. Semua Aremania tersebut dirawat dibeberapa rumah sakit diantaranya, RSSA, RS Wava Husada, RSUD Kanjuruhan dan RS Hasta Husada. 

Diberitakan sebelumnya, laga pekan keempat kompetisi Liga 1 musim 2018, antara Arema FC melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan ini berakhir dengan kerusuhan. Suporter Aremania terlibat bentrok dengan petugas keamanan.

Ratusan penonton mengalami luka dan sesak nafas setelah polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Adapun pertandingan berkahir dengan skor 2-2. Kedua gol tuan rumah Singo Edan disumbangkan oleh Thiago Furtuoso pada menit ke-19 dan Balsa Bozovic (87').Sedangkan dua gol Maung Bandung disumbangkan oleh Ezechiel Ndouassel (20' dan 78').(*)

Pewarta
: Imadudin Muhammad
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Sholihin Nur