Peristiwa - Internasional
AS Menyerang Suriah
Militer Damaskus Rontokkan 13 Rudal Tomahawk AS
14-04-2018 - 11:07 | Views: 5.22k
Langit Damaskus menyala ketika AS dan sekutunya meluncurkan serangan di Suriah (FOTO: aljazeera.com)
Langit Damaskus menyala ketika AS dan sekutunya meluncurkan serangan di Suriah (FOTO: aljazeera.com)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Serangan rudal tomahawk saat AS menyerang Suriah tak membuat rezim Presiden Bashar al-Assad tinggal diam. Militer Damaskus, Suriah, juga mengeluarkan senjata rudalnya untuk menghalau Tomahawk AS dan sekutunya.

Tak pelak, rudal-rudal milik AS pun berhasil dirontokkan. Tabrakan antar-rudal pun tak henti-hentinya terjadi.

"Allahu Akbar.. Allahu Akbar. Allah memberkati Anda, Tuhan memberkati Anda," kata ucap warga di pinggiran Damaskus.

Dilansir dari Aljazeera, setidaknya militer Suriah dilaporkan telah menembak jatuh 13 rudal AS, Inggris, dan Prancis. ’’Ini benar-benar ridla dan berkat Allah. Mereka laknat sekali,’’ kata warga lainnya dalam sebuah video pendek.

Seperti diberitakan, para sekutu Presiden Amerika Donald Trump dan AS menyerang SuriahSabtu malam. Sejumlah fasilitas riset di sekitar DamaskusSuriahdihantam dengan rudal Tomahawk oleh militer AS.     

Trump pun telah mengumumkan akan menarget sejumlah fasilitas kemampuan senjata kimia Suriah. AS dan dua sekutunya, Inggris dan Perancis, telah mengarahkan rudalnya ke sekitar Damaskus, Homs, dan tempat lain di Suriah.

Dilansir dari Aljazeera, Trump berujar; "Saya memerintahkan pasukan bersenjata Amerika Serikat untuk meluncurkan serangan presisi pada target yang terkait dengan kemampuan senjata kimia dari diktator Suriah Bashar al-Assad," kata Trump dari Gedung Putih pada Jumat malam.

Merespons serangan itu, televisi Pemerintah Suriah mengatakan bahwa pertahanan udara Suriah telah merespons serangan itu dengan menembak jatuh beberapa rudal.

Saat ini militer Damaskus menghalau rudal Tomahawk Angkatan Bersenjata AS, Prancis, dan Inggris. AS menyerang Suriah dengan membombardir sejumlah sasaran di Damaskus, Suriah. (*)

Pewarta
: Abdul Lathif
Editor
: Deasy Mayasari
Publisher
: Sholihin Nur