Peristiwa
Pelajar di Glenmore Edarkan Pil Trex
06-04-2018 - 16:00 | Views: 16.07k
Tersangka AWS (tengah) saat menunjukan barang bukti yang disimpan di lemari kamarnya. (FOTO: Erwin Wahyudi/TIMES Indonesia)
Tersangka AWS (tengah) saat menunjukan barang bukti yang disimpan di lemari kamarnya. (FOTO: Erwin Wahyudi/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Unit raserse kriminal Polsek Glenmore, kamis (5/4/2018) sekitar pukul 20.00 WIB mengamankan AWS (18) warga Desa Karangharjo Glenmore, Banyuwangi, karena kedapatan mengedarkan sediaan farmasi yang masuk daftar G. 

Dari hasil penggeledahan di rumah tersangka, polisi berhasil mengamankan 150 butir pil jenis trihexypenidil dan uang tunai Rp 10 ribu yang diduga sebagi hasil penjualan pil tersebut. 

Kapolsek Glenmore, AKP Mujiono, melalui Kanit Reskrim, Ipda Didik Hariyono mengatakan, penangkapan tersangka yang masih berstatus pelajar SMA ini berawal saat petugas melakukan patroli rutin di kawasan RTH Glenmore.

Ketika itu, petugas melihat ada segerombolan pemuda yang mencurigakan. Setelah didatangi oleh petugas mereka langsung lari berhamburan.

BB.jpg

Polisi yang melakukan pengejaran berhasil mengamankan salah seorang pemuda dan setelah dilakukan penggeledahan petugas mendapatkan 2 butir pil trek.

"Setelah kami interogasi, pemuda tersebut mengaku mendapatkan barang tersebut dari tersangka. Dan kami langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka," ungkapnya. 

Didik menjelaskan, tersangka sudah menjalankan bisnis haram ini selama tiga bulan, barang tersebut dijual dengan harga Rp 10 ribu per paket dengan isi 4 butir pil per paketnya. 

"Kasus ini masih dalam tahap pengembangan, tersangaka saat ini masih belum mengaku mendapakan barang tersebut dari mana," jelasnya.  

Karena sudah menjual sediaan farmasi dengan tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan dan mutu serta ijin edarnya, tersangka akan dijerat dengan undang undang kesehatan RI No 36 Tahun 2009.

"Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara," pungkasnya. (*)

Pewarta
: Erwin Wahyudi
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Rochmat Shobirin