Peristiwa
Program PTSL di Banyuwangi Siap Dilaksanakan
14-03-2018 - 20:01 | Views: 11.49k
Kepala tata usaha Kantor Pertanahan Banyuwangi Ali Mas
Kepala tata usaha Kantor Pertanahan Banyuwangi Ali Mas'od, saat menyampaikan sosialisasi di Pendopo Kantor Desa Genteng Kulon, (FOTO: Erwin Wahyudi/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Pertengahan April 2018, program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) siap dilaksanakan.

Di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ditargetkan ada 63 ribu sertifikat di 21 desa yang akan dikeluarkan oleh kantor pertanahan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala bagian tata usaha Kantor Pertanahan Banyuwangi, sekaligus Ketua Tim 4 PTSL, Ali Mas'od, dalam sosialisasi Program PTSL di pendopo Desa Genteng Kulon, Genteng, Banyuwangi, Rabu (14/03/2018).

Dalam sosialisasi itu, Ali Mas'od menjelaskan mekanisme pengajuan dan siapa saja yang boleh mengikuti program ini.

Sebelumnya, waktu program ini bernama Prona, hanya diperuntukan warga miskin. Namun untuk PTSL, semua lapisan masyarakat boleh mengikuti tanpa kecuali. 

"Intinya tanah yang belum pernah di sertifikatkan, kalau sudah di sertifikat, seperti mau dibalik nama, yang tidak bisa diajukan lewat PTSL," jelasnya. 

Mas'od menambahkan, tentang pengertian gratis dalam program ini. Dalam penjelasannya, biaya yang gratis dalam program ini hanya pengukuran, penerbitan sertifikat dan penyerahan sertifikat. 

Untuk biaya pembelian materai, patok tanah, foto copy dan transportasi atau operasional kelompok masyarakat (Pokmas), itu semua dibebankan kepada pemohon. Untuk besarannya, ia menyarankan agar berkoordinasi antara pemohon dan pokmas agar tidak timbul gejolak.

"Kalau merujuk ke SKB (Surat Keputusan Bersama) tiga Menteri No 34 tahun 2017 tentang PTSL, untuk zona lima yaitu wilayah Jawa dan Bali, besaran pungutan Rp 150 ribu, tetapi jika itu dianggap kurang silahkan Pokmas dan pemohon berkoordinasi dengan baik sama pemohon, kami tidak ada ranahnya dalam hal itu," jelasnya. 

Dalam sosialisasi ini selain Ali Mas'od, sosialisasi yang dihadiri sekitar 200 an warga itu, juga dihadiri Ketua penyuluhan PTSL, Chairus Salim, Kanit Tipikor Polres Banyuwangi, Ipda. I Gede Putu Wirana. (*)

Pewarta
: Erwin Wahyudi
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Rizal Dani