Peristiwa - Nasional
Jokowi Tegaskan Tidak Tanda Tangan UU MD3
14-03-2018 - 18:45 | Views: 4.31k
Presiden Joko Widodo (FOTO: Dok.TIMES Indonesia)
Presiden Joko Widodo (FOTO: Dok.TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dia tidak menandatangani pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3).  

Sesuai perundangan yang berlaku, batas akhir pengesahan oleh pemerintah setelah proses persetujuan DPR adalah 30 hari.

"Soal UU MD3 hari ini kan terakhir, dan saya sampaikan saya tidak menandatangani UU tersebut," kata Presiden usai acara penyerahan sertifikat tanah di Serang, Banten, Rabu (14/3/2018).

Jokowi juga menyatakan bahwa dia juga paham meski dia tidak tanda tangan, UU tersebut tetap sah dan berlaku sesuai perundangan. 

Jokowi kemudian mengungkapkan alasan kenapa dia tidak tanda tangan. "Kenapa tidak saya tanda tangani, karena saya menangkap keresahan yang ada di masyarakat," katanya.

Jokowi juga mengungkap alasannya kenapa dia tidak akan mengeluarkan Perppu. Karena, tambahnya, pada akhirnya prosesnya harus mendapat persetujuan DPR.

"Diuji materi dululah, ini kan yang mau mengajukan uji materi banyak. Saya kira mekanismenya itu. Kenapa tidak dikeluarkan Perppu ya sama saja, kalau sudah dibuat kan harus disetujui oleh DPR juga," katanya.

Jokowi ingin masyarakat turut menyelesaikan masalah ini dengan mempersilakan masyarakat mengajukan uji materi ke MK soal UU MD3 tersebut. (*)

Editor
: Faizal R Arief
Publisher
: Sholihin Nur