Peristiwa - Nasional
Saut Situmorang: Pemerintah Seharusnya Bisa Bertindak Elegan
13-03-2018 - 17:09 | Views: 3.08k
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang (FOTO: khwan Yanuar/ VIVA.co.id)
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang (FOTO: khwan Yanuar/ VIVA.co.id)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang, mengatakan pernyataan Menko Polhukam, Wiranto tidak elegan ketika meminta KPK untuk menunda penetapan tersangka terhadap calon kepala daerah karena alasan politis. 

Menurut Saut, seharusnya Menko Wiranto bertindak elegan dengan memberi solusi tawaran politik daripada masuk dalam proses hukum yang dilakukan KPK.

"Lebih elegan solusinya bila sebaiknya pemerintah membuat Perppu pergantian calon (kepala daerah) terdaftar bila tersangkut pidana, daripada malah menghentikan proses hukum yang memiliki bukti yang cukup pada peristiwa pidananya," kata Saut, Selasa (13/3/2018).

Saut menegaskan kembali, bahwa menurut undang-undang, KPK tidak dapat menghentikan proses hukum bila sudah mengantongi alat bukti yang cukup.

"Yang begitu tidak baik buat angka Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang masih jalan di tempat. Itu namanya membangun peradaban yang baik dan benar," ujarnya

Seperti diketahui, usai menggelar rapat koordinasi khusus (rakorsus) Pilkada 2018, Senin (12/3/2018), Wiranto meminta KPK untuk menunda penetapan tersangka sejumlah calon peserta pilkada.

Menurut Wiranto, penetapan tersebut bisa berimplikasi pada pelaksanaan pilkada. (*)

Editor
: Faizal R Arief
Publisher
: Sholihin Nur