Peristiwa - Nasional
Soal Pemekaran Daerah, Mendagri: Tunggu Sampai Ekonomi Membaik
19-02-2018 - 19:45 | Views: 3.70k
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan, pemerintah masih menangguhkan usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB). Kebijakan moratorium tetap dilakukan hingga pertumbuhan ekonomi negara membaik. 

"(Pembentukan DOB) itu juga perlu dana, perlu SDM, tidak mungkin untuk mengurangi anggaran daerah. Mangkanya dengan kebijakan Bapak Presiden yang membangun Indonesiasentris, saya menunda dulu moratorium ini," jelas Tjahjo di Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (19/2/2018).

Kata dia, usulan pemebntukan DOB yang masuk ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) saat ini sudah mencapai 314 daerah. Jumlah tersebut menurut Tjahjo, meliputi usulan pembentukan DOB tingkat provinsi, kabupaten dan kota. 

"Ya nanti kita lihat, kalau sampai pertumbuhan dan keuangan mencukupi. (Ada) 314 loh tambahan provinsi, kabupaten maupun kota itu. Kalau 5 atau 10 sih ga ada masalah," tuturnya. 

Dijelaskan, setiap usulan DOB membutuhkan dana serta sumber daya manusia, sementara untuk mengurangi postur anggaran daerah saat ini tidak mungkin. 

"Padahal hak konstitusional daerah harus ada. Engga' diambil semua pasti akan marah. Nah, mari kita lihat dengan baik bagaimana postur anggaran, pemerintahan, tata kelola pemerintahan," tukas Tjahjo. (*)

Pewarta
: Hasbullah
Editor
: Faizal R Arief
Publisher
: Ahmad Sukma
Sumber
: TIMES Indonesia