Gaya Hidup
Jangan Terlalu Lama, Ini Waktu yang Disarankan saat Anak Melihat Televisi
15-02-2018 - 05:23 | Views: 3.91k
atasi waktu menonton tv dan pilih program acara yang bersifat edukatif dan menghibur.(FOTO: Shutterstock)
atasi waktu menonton tv dan pilih program acara yang bersifat edukatif dan menghibur.(FOTO: Shutterstock)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Kebiasaan menonton TV terlalu lama dapat berdampak buruk pada kesehatan anak, baik secara fisik maupun mentalnya. Jadi, adakah batasan sehat untuk durasi anak menonton TV dalam satu hari? Ini kata banyak dokter anak dari seluruh dunia.

Menurut University of Michigan Health System, lebih dari 70 persen anak berusia 8 sampai 18 tahun punya televisi di kamar pribadi mereka. Anak Anda mungkin juga demikian.

Untuk mengantisipasi semua risiko negatif yang mungkin terjadi dari nonton tv kelamaan, seperti dilansir dari Hello Sehat, American Academy of Pediatrics (AAP) lewat artikel yang dimuat dalam jurnal Pediatrics mengeluarkan kebijakan terbaru terkait durasi anak menonton TV yang ideal sesuai umur mereka.

Dr. Vic Strassburger sebagai perwakilan dari AAP menyatakan bahwa durasi nonton tv yang ideal untuk anak usia 2 tahun ke bawah harus kurang dari 1 jam setiap hari, sementara anak-anak usia 2 tahun ke atas maksimal dua jam per hari. Anak usia dua tahun ke bawah harus kurang dari 1 jam menonton televisi.

Strassburger juga menambahkan bahwa anak-anak tidak boleh punya akses internet atau jaringan TV kabel sendiri di kamar mereka. Ini membuat orangtua sulit untuk memantau jenis tontonan anak dan apa yang anak-anak lihat di media.

Kemudahan akses media bagi anak-anak di bawah umur bisa mengundang rasa ingin tahu mereka untuk melihat hal-hal yang berbau pornografi, tutup Strassburger. (*)

Editor
: Deasy Mayasari
Publisher
: Ahmad Sukma
Sumber
: TIMES Indonesia