Peristiwa - Daerah
Pembahasan RUU Sumber Daya Air Harus Berpihak pada Kepentingan Rakyat
14-02-2018 - 21:37 | Views: 1.93k
Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemy Francis, saat diskusi RUU Sumber Daya Air. (FOTO: Istimewa)
Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemy Francis, saat diskusi RUU Sumber Daya Air. (FOTO: Istimewa)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemy Francis menegaskan Rancangan Undang-undang (RUU) Sumber Daya Air harus berpihak dan mengedepankan kepentingan rakyat. 

"RUU Sumber Daya Air harus bisa memberikan manfaat dan keutungan sebesar besarnya untuk masyarakat Indonesia secara luas," tutur Fary saat diskusi "Quo Vadis RUU Sumber Daya Air” di Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Ia menjelaskan pembahasan RUU SDA dapat memperkuat kehadiran negara, komprehensif, antisipatif, direktif, koordinatif, dan partisipatif. Semua pembahasan RUU SDA mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemeliharaan, monitoring dan evaluating dilakukan secara terpadu.

"Semua harus dilakukan dengan memperhatikan fungsi sosial, ekonomi dan lingkungan," katanya. 

Kemudian lanjut Fary, sektor pertanian juga membutuhkan perhatian khusus. Hal ini mengingat sektor pertanian Indonesia rentan dengan perubahan iklim, "Jika saja intensitas hujan menurun, tentu kemarau akan menjadi sebuah ancaman untuk petani. Ketersediaan air juga terjadi masalah seperti kondisi pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia 1,4% per tahunnya," imbuh Ketua Pemuda Tani Indonesia itu. 

Karena itu Fary menilai perlu adanya klasifikasi pengelolaan SDA, reorientasi manajerial dalam pengelolaan SDA serta perbaikan sarana irigasi pembentukan kelembagaan petani pemakai air.
"Hal-hal tersebut perlu kita perhatikan dalam membahas RUU SDA ini agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat," katanya. 

Sementara itu, Ahli Hukum SDA, Moh Nova memberikan enam rekomendasi dalam pembahasan RUU SDA. Diantaranya adalah hak atas air, definisi usaha dan pengusahaan, AMDK bukan SPAM, BUMN/BUMD harus menjamin kemakmuran rakyat, alokasi air penyediaan air berbasis masyarakat," katanya.

Kemudian diskusi ditutup dengan penandatanganan oleh Fary Djemy Francis selaku Ketua Komisi V DPR RI dari hasil aspirasi yang nantinya disampaikan kepada Badan Legislasi DPR RI. Dalam diskusi tersebut hadir semua stakeholder, Akademisi, Pengusaha dan Mahasiswa. (*)

Pewarta
: Aminatus Sofya
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Sholihin Nur