Politik
Nusron Wahid: Ada Tiga Kader Terkena OTT Saat Momentum Pilkada
14-02-2018 - 21:06 | Views: 1.62k
Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Jawa dan Kalimantan, Nusron Wahid (FOTO: Sindonews)
Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Jawa dan Kalimantan, Nusron Wahid (FOTO: Sindonews)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Jawa dan Kalimantan, Nusron Wahid mengatakan kasus OTT Bupati Subang adalah kader Golkar ketiga yang terkena kasus korupsi saat momentum Pilkada.

Menurut Nusron, ketiga kader tersebut adalah Wali Kota Cimahi Atty Suharti yang terkena OTT pada Jumat (2/12/2016) lalu. Kemudian Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko pada Sabtu (3/2/2018) dan kini Bupati Subang yang kena OTT pada Selasa (13/2/2018).

"DPP akan kumpulkan calon pasangan calon dari Partai Golkar, terutama pasangan calon yang kader murni partai dan petahana agar tidak memanfaatkan momentum pilkada sebagai dalih korupsi," kata Nusron dalam pernyataannya (14/2/2018).

Kata Nusron, DPP Partai Golkar sudah menyatakan bahwa tidak ada toleransi bagi kadernya yang melakukan korupsi.

"Mau alasan apapun, kita tidak bisa terima. Kita tidak main-main dengan isu Golkar bersih. Kita serius ingin tampil dengan wajah yang bersih demi meraih kepercayaan masyarakat," tegasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan Bupati Subang, Jawa Barat, IA dan tujuh orang lain dalam sebuah operasi tangkap tangan di Subang, Jawa Barat, Selasa (13/2) malam.

KPK juga mengamankan sejumlah uang dari hasil OTT tersebut dengan beberapa bukti lainnya. (*)

Editor
: Faizal R Arief
Publisher
: Sholihin Nur