Peristiwa - Daerah
Ribuan Masjid dan Mushala di Banyuwangi Belum Bersertifikat
13-02-2018 - 10:27 | Views: 6.99k
ILUSTRASI : Masjid Agung Baiturrahman, Banyuwangi. (FOTO: Syamsul Arifin/ TIMES Indonesia)
ILUSTRASI : Masjid Agung Baiturrahman, Banyuwangi. (FOTO: Syamsul Arifin/ TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Di Banyuwangi, Jawa Timur, ternyata masih banyak masjid dan mushala yang belum bersertifikat wakaf. Bahkan jumlahnya mencapai ribuan. Data ini disampaikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi, KH Masykur Ali.

Menurut pengasuh Pondok Pesantren Ibnu Sina, Desa Setail, Kecamatan Genteng, fenomena ini terjadi lantaran adanya sejumlah kendala. Diantaranya, karena ahli waris tanah yang sudah tidak berada ditempat dan masih bayaknya pengurus masjid dan mushola yang kurang tertib administrasi.

“Namun kita terus secara masif mengupayakan agar seluruh masjid dan mushola NU di Banyuwangi, bisa segera bersertifikat," katanya, Selasa (13/2/2018). 

Catatan Ketua Lembaga Takmir Masjid  (LTM) PCNU, Misbahul Huda, saat ini ada sekitar 1600 masjid NU di Banyuwangi. Sedang untuk mushala, bisa empat kali lipatnya. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 200 masjid dan mushola yang sudah bersertifikat. 

“Akan tetapi banyak juga yang dalam tahap proses pengajuan. Kita juga tahu sendiri bahwa pengajuan sertifikat membutuhkan waktu yang cukup lama, rata - rata kendala ada di ahli waris yang tidak ada di tempat, namun demi percepatan, kita terus melakukan pendampingan," katanya. (*)

Pewarta
: Erwin Wahyudi
Editor
: Faizal R Arief
Publisher
: Sholihin Nur