Gaya Hidup
Tak Hanya Sedih, Perselingkuhan Juga Berdampak Buruk untuk Kesehatan
13-02-2018 - 04:37 | Views: 4.14k
ILUSTRASI: Selingkuh. (FOTO: Tempo)
ILUSTRASI: Selingkuh. (FOTO: Tempo)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Dalam hubungan asmara, perselingkuhan menjadi hal tidak diharapkan terjadi. Namun, peluang selingkuh tetap ada pada setiap pasangan. Menurut survei nasional yang dilakukan oleh American Association for Marriage and Family Therapy, 15 persen wanita dan 25 persen pria yang sudah menikah pernah melakukan perselingkuhan.

Dampak perselingkuhan dapat membuat seseorang yang diselingkuhi tersakiti atau mengalami patah hati. Tak hanya itu, seperti dilansir dari Klik Dokter, faktanya selingkuh juga bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Universitas Nevada, Amerika Serikat, pada 232 mahasiswa yang telah diselingkuhi selama 3 bulan terakhir (yang rata-rata menjalin hubungan asmara selama 1,76 tahun), perselingkuhan dapat memberikan dampak bagi orang yang diselingkuhi tak hanya secara mental, tapi juga fisik.

Menurut penelitian tersebut ditemukan bahwa “korban” yang diselingkuhi tak hanya mengalami stres secara psikis, namun juga memiliki kecenderungan untuk melakukan perilaku yang berisiko seperti penyalahgunaan alkohol, obat-obatan terlarang, dan gangguan pola makan.

Ketika seseorang mengalami stres emosional yang mendadak, kondisi ini dapat memicu atau meningkatkan risiko serangan jantung, aritmia (gangguan irama jantung) dan bahkan kematian mendadak.

Ketika stres tersebut mengganggu kehidupan Anda sehari-hari, Anda dapat kesulitan untuk beraktivitas dalam jangka panjang, dan ini bisa berdampak buruk bagi tubuh Anda.

Seperti pada penelitian yang dipublikasikan di Annual Review of Psychology, disebutkan bahwa hampir 50 persen responden yang mengalami stres kronis (akibat sakit hati mendalam oleh perselingkuhan) sering mengalami nyeri kepala kronis. Selain itu, bila berlangsung terus menerus, stres yang kronis dapat berujung pada depresi dan meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.

Rasa kecewa, sedih, marah, dan tersakiti adalah respons alami ketika Anda mengetahui bahwa pasangan Anda selingkuh. Meski demikian, jangan jadikan perselingkuhan tersebut sebagai pusat kehidupan Anda. Cobalah untuk perlahan melupakan luapan emosi negatif yang Anda rasakan, agar Anda tidak dilanda stres yang berkepanjangan sehingga berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik Anda. (*)

Editor
: Deasy Mayasari
Publisher
: Rizal Dani