Kesehatan
Jangan Sembarangan Makan, Ini Tips Memilih Makanan saat Maag Kambuh
24-01-2018 - 03:31 | Views: 3.75k
ILUSTRASI: Makan Yogurt (FOTO: Kompas)
ILUSTRASI: Makan Yogurt (FOTO: Kompas)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Maag yang sering kambuh tentu sangat mengganggu aktivitas. Ditambah lagi, Anda harus lebih ketat menyeleksi makanan Anda sehari-hari agar gejalanya tidak makin parah. Pada prinsipnya, pemilihan makanan untuk sakit maag bertujuan untuk meringankan beban kerja saluran pencernaan dan membantu menetralisir kelebihan asam lambung.

Lalu, apa saja yang boleh dan tidak boleh dimakan saat maag kambuh? Dilansir dari Hello Sehat, berikut tips memilih makanan saat maag kambuh.

1. Konsumsi Makanan Lunak
Sambil terus memenuhi asupan cairan, Anda hanya boleh mengonsumsi makanan dengan tekstur lunak dan lembut. Hal ini untuk memudahkan lambung mencerna makanan, sehingga tidak terlalu memperberat kerja sistem percernaan.

2. Hindari Makanan Berlemak
Makanan tinggi lemak, seperti mentega, susu, keripik, burger, atau gorengan merupakan makanan yang sulit dicerna dan merangsang otot saluran pencernaan menegang karena bekerja terlalu keras. Akibatnya, proses pengosongan lambung menjadi lebih lambat dan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan (heartburn).

3. Hindari Makanan Pedas
Dilansir dari laman Health, Tim McCashland, MD, seorang spesialis pencernaan dari University of Nebraska Medical Center di Omaha, makanan pedas dapat mengiritasi kerongkongan dan usus besar, hingga bahkan memperparah gejala maag kronis.

4. Hindari Minuman Berkafein dan Soda
Saat maag kambuh, Anda wajib menghindari minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh, juga minuman bersoda. Pasalnya, minuman ini cenderung menimbulkan gas yang bisa menyebabkan perut kram dan diare. Selain itu, minuman berkafein bisa memperburuk keparahan gejala refluks asam lambung (GERD)

5. Hindari Minum Susu
Kalsium merupakan salah satu zat esensial yang diperlukan dalam tubuh, umumnya didapatkan dari susu atau keju. Namun, untuk orang dengan intoleransi laktosa, konsumsi produk berbahan dasar susu dapat menyebabkan diare, perut kembung dan kram.

Susu merupakan kelompok makanan yang sulit dicerna karena adanya kandungan laktosa. Bila laktosa tidak dicerna dengan benar, hal ini dapat menyebabkan perut kembung.

6. Konsumsi Yogurt
Bakteri baik probiotik yang ada di dalam usus terbukti memiliki segudang manfaat untuk kesehatan pencernaan, salah satunya adalah membantu meringankan iritasi usus besar dan diare. Karena itulah, Anda bisa mengonsumsi probiotik dari suplemen atau dengan makan yoghurt. Untuk hasil yang maksimal, konsumsi yoghurt setiap hari ketika sakit maag Anda kambuh sampai empat minggu setelahnya. (*)

Editor
: Deasy Mayasari
Publisher
: Ahmad Sukma
Sumber
: TIMES Indonesia