Peristiwa - Nasional
Layanan Kependudukan Diklaim Membahagiakan Rakyat
14-01-2018 - 19:54 | Views: 2.00k
Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh (FOTO: Dok.TIMES Indonesia)
Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh (FOTO: Dok.TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengklaim sistem admisitrasi layanan kependudukan (adminduk) saat ini sudah membahagiakan masyarakat. 

Klaim tersebut disampaikan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh kepada TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id) dalam pesan teks, Jakarta, Minggu (14/1/2018).

"Sudah banyak kebijakan adminduk yang membahagiakan rakayat. Misalnya, "SEMEDI" program satu hari jadi dalam penerbitan dokumen kependudukan," ujarnya.

Tak hanya itu, Kemendagri juga terus memaksimalkan sistem layanan terintegrasi dalam penerbitan dokumen kependudukan dengan memanfaatkan teknologi informasi berbasis stelsel aktif.

Kata dia, layanan terintegrasi merujuk pada jenis layanan dimana output dari layan ini bisa diberikan sebagai satu paket dan tidak perlu diminta tetapi diberikan.

"Layanan ini kita sebut layanan 3 in 1, misalnya, saat penduduk mengurus akta kematian maka otomatis diterbitkan KTP elektronik bagi suami atau istrinya dengan status cerai mati dan kartu keluarganya," sambung Zudan.

Zudan menyebutkan, layanan terintegrasi ini dirintis dan terus dikembangkan sejak 2016 lalu. Sedikitnya ada 220 Dinas Dukcapil seluruh Indonesia yang sudah merealisasikan sistem ini.

"Layanan terintegrasi merupakan layanan dalam adminduk yang terus dirintis dan dikembangkan sejak 2016. Saat ini bisa dilaksanakan lebih dari 220 dinas dukcapil di Indonesia," imbuh dia.

Diharapkan, peningkatan kualitas layanan adminduk, baik itu melalui "SEMEDI" maupun layanan 3 in 1 dapat mendorong pemahaman masyarakat terhadap pentingnya data kependudukan sehingga tertib administrasi.

"Kalau dulu pengurusan dokumen kependudukan berbelit-belit, kami pangkas, lebih efesien sehingga masyarakat bahagian dan tertib administrasi kependudukan." kata Zudan. (*)

Pewarta
: Hasbullah
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Sholihin Nur