Peristiwa
TIMES Puisi
'Takkan Nyata'
14-01-2018 - 14:42 | Views: 7.36k
ILUSTRASI: Mata  (FOTO: Istimewa)
ILUSTRASI: Mata (FOTO: Istimewa)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Tetap ku simpan amanah kalbu
Biar tak jadi binasa semua rasa
Pandang saja sepi itu yang tak berjejak
Tinggalkan tulisan cinta yang lebur bersama angan

Takkan nyata dan tak akan ada rasa
Walaupun sudah menumpuk rindu di lisan
Inginku meramu sebuah kata untuknya

Jika sedih ini ku curahkan dalam sajak lagu
Tak akan pernah habis lagu pilu
Untuk pelipur lara hati ini
Nan jauh di ufuk timur sana

Sosok penanti masih saja belum beranjak dari diamnya
Berharap ia mendapat kabar dari kicauan burung merdu
Dan lekaslah angin terbangkan rasa sedih

Masih dalam dekapan senja
Kurenungi sinar matamu didalam kertas kertas kilau warna
Berat rasa hati melepas engkau pergi

Ketika malam tiba…
Terasa hambar rasa hati
Malam menjadi temaram panjang
Diberi ku kesejukan
Namun hati masih bimbang

Kumohon kembalikan senyumku
Kurasa kini aku menahan perih tusukan sembilumu
Dingin hembusan layu
Kupandangi lambaianmu kian jauh dari mata

Kini kau tetap hilang, lenyap bersama tebalnya kabut
Kau telah pergi untuk selamanya dan tak kembali
Semoga kau tenang dialam sana
Sayang….

Oleh : Sapti Julidwihaty, SMA Al Kautsar Banyuwangi

Pewarta
: Syamsul Arifin
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Ahmad Sukma
  • Berita Terkait