Pendidikan
Banyuwangi Jenggirat Tangi
Ini Tanggapan Dinas Pendidikan Terkait Pelestarian Arsitektur Osing
14-01-2018 - 09:33 | Views: 2.49k
Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono. (FOTO: Istimewa)
Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono. (FOTO: Istimewa)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Pelestarian arsitektur Osing yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur layak ditiru dinas lain. Jika ide itu dilaksanakan oleh semua instansi, dalam waktu singkat wajah Banyuwangi akan berubah lebih ikonik.

Saat wawancara dengan TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), Selasa (9/1/2017) lalu, Ketua Lembaga Masyarakat Adat Osing (Lemao), Purwanto, berharap agar instansi yang lain turut membantu pelestarian arsitektur rumah Osing.

Bahkan secara khusus, Kang Pur, sapaan akrab Purwanto, mengapresiasi
langkah Dinas Kesehatan membangun Puskesmas berciri khas rumah Osing.

Pada kesempatan itu, Kang Pur tak lupa mengajak dinas atau instansi yang lain, terutama Dinas Pendidikan, dan pemerintah desa untuk turut berperan dalam menjaga kelestarian arsitektur rumah Osing.

“Lihat itu masih banyak bangunan balai desa, kantor, sekolahan masih belum menunjukkan ciri khas Banyuwangi yang asli,” tegasnya kala itu.

Menanggapi harapan itu, Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono menilai upaya pelestarian arsitektur Osing yang dilakukan Dinas Kesehatan sangat tepat.

“Ide yang sangat bagus itu,” ujar Sulih, singkat, Minggu (14/1/2018).

Saat ditanya apakah sekolah-sekolah yang tahun ini akan di renovasi juga akan menggunakan arsitektur Osing, hingga berita ini ditulis, Sulih masih belum menjawab pesan singkat yang dikirim kepadanya. (*)

Pewarta
: Dian Efendi
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Ahmad Sukma