Peristiwa
Dikunjungi Kapolres Banyuwangi, Kades Sumberagung Curhat Putusnya 4 Jembatan
14-01-2018 - 08:39 | Views: 7.02k
Kapolres AKBP Donny Adityawarman saat melihat lokasi jembatan yang ambrol di Desa Sumberagung.(foto: Hafil Ahmad/TIMES Indonesia).
Kapolres AKBP Donny Adityawarman saat melihat lokasi jembatan yang ambrol di Desa Sumberagung.(foto: Hafil Ahmad/TIMES Indonesia).

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Pasca banjir di wilayah Banyuwangi selatan, 80 Kepala Keluarga warga Babatan RT 07 RW 02 Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran dirudung masalah akses jalan.

Ini karena, 4 jembatan penghubung dusun menuju Desa Sumberagung terputus hingga ambrol diterjang derasnya aliran banjir Rabu (10/1/2018) kemarin.

Saat Kapolres Banyuwagi, AKBP Donny Adityawarman datang meninjau lokasi banjir, beberapa warga terlihat menyampaikan keluh kesahnya kepada perwira menengah dua melati di pundaknya itu.

Kepala Desa Sumberagung, Vivin Agustin juga tampak hadir menyambut kedatangan rombongan Kepolisian Polres Banyuwangi Beserta jajaran pengurus Bhayangkari.

“Terkait jembatan yang putus akan kita upayakan pembangunannya dengan pihak-pihak terkait termasuk Pemda,” kata Kapolres Donny saat meninjau salah satu jembatan yang ambrol, Sabtu (13/1/2018).

Usai melakukan peninjauan, Kasat Sabhara, AKP Basori Alwi menambahkan, akan menyiapkan dua perahu karet dan satu kano untuk membantu warga yang hendak menyeberang apabila terjadi banjir susulan.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan sejumlah pelampung bagi penduduk dusun Pancer sebagai langkah antisipasi.

“Sebelum jembatan sementara dibangun perahu, kano, dan pelampung kita siagakan disini,” ujar Basori.

Mengenai keluhan dari Kepala Desa, lanjut Kapolres, dalam waktu dekat akan diupayakannya jembatan darurat atau jembatan sementara untuk kemudahan akses khususnya bagi 320 jiwa Rt 07 Rw 02 Dusun Pancer.

“Semoga saja dalam waktu dekat, pembangunan jembatan darurat ini bisa segera diupayakan. Sehingga warga tidak lagi terisolir,” imbuh Donny.

IMG-20180114-WA0000.jpgKapolres AKBP Donny Adityawarman saat menyerahkan bantuan air mineral kepada Kades Sumberagung, Vivin Agustin didampingi Ketua Bhayangkari, Selvi Donny (FOTO: Hafil Ahmad/TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id))

Sementara itu, Kades Sumberagung, Vivin Agustin mengatakan, akibat banjir kemarin 4 jembatan putus, dan korban terdampak dan terparah warga yang tinggal di daerah Babatan.

Selain itu 3 rumah hancur, satu akibat banjir, 2 akibat hujan disertai angin. Namun, untuk ketiga rumah warga itu, kini sudah berhasil didirikan lagi bersama-sama pihak desa dan jajaran Forpimka (Kepolisian, Koramil, dan Kecamatan).

“Rencananya jembatan darurat akan dibangun dan diperbaiki oleh Kepolisian. Untuk bangunan jembatan permanennya masih menunggu koordinasi dengan pak Bupati,” kata Vivin mengulang jawaban dari Kapolres Donny.

Vivin menambahkan, sejauh ini warga yang tinggal diseberang sungai kalau hendak menyeberang mencari lokasi aliran yang tidak terlalu deras baik untuk keperluan belanja untuk makanan maupun untuk aktivitas seperti penyaluran bantuan makanan.

“Tidak ada akses lain. Satu-satunya jalan, ya tetap jalan kaki dan menyeberangi sungai,” katanya.

Dikatakan oleh Vivin, setelah hujan deras hari Rabu kemarin sejak siang dan di malam harinya kondisi genangan air khusus di Dusun Pancer mencapai ketinggian 2 meter. Penyebabnya, beberapa sungai mengalami pendangkalan, sehingga air genangan akibat hujan yang akan mengalir ke laut melambat.

“Air yang mengalir ke wilayah laut karena disitu sungai mengalami pendangkalan dan mau dilewati gak bisa karena ada pembangunan di BSI. Jadi kita tidak bisa membuat pelebaran sedikit untuk sungai, gitu loh pah. Jadi airnya meluap kesini,” ujar Kades yang baru terpilih itu kepada Kapolres Donny.

Mendengar keluhan itu, Kapolres Donny Adityawarman akan mengupayakan untuk mencarikan solusinya. “Saya coba ngomong nanti sama pihak perusahaan,” jawab Kapolres.(*)

Pewarta
: Hafil Ahmad
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Ahmad Sukma