Olahraga
Ini Lima Keputusan KLB PSSI 2018
13-01-2018 - 21:21 | Views: 3.87k
PSSI. (FOTO: Liputan6)
PSSI. (FOTO: Liputan6)

TIMESBANYUWANGI, TANGERANG – Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 2018 sebagai bagian dari Kongres PSSI 2018, hasilkan lima keputusan penting.

KLB yang diselenggarakan di di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (13/1/2018) itu berlangsung singkat, kurang lebih satu jam. Seluruh peserta kongres menyetujui lima hal keputusan dalam KLB tersebut.

Keputusan KLB PSSI 2018 yang dibacakan Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono tersebut adalah sebagai berikut:

1. Penambahan klausul tentang asosiasi kabupaten dan asosiasi kota di pasal 2A statuta PSSI
2. Setiap klub di bawah PSSI harus mempunyai badan hukum perusahaan atau yayasan demi menghindari dualisme.
3. Pengembangan pesepak bola usia muda di mana dicanangkan pembentukan sebuah lembaga khusus di bawah PSSI untuk mengurusi hal ini.
4. Jumlah pemberi suara (voter) ditetapkan 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, delapan klub Liga 4, 34 asprov, asosiasi futsal, sepak bola putri, pelatih dan wasit.
5. PSSI mengurangi jumlah komite tetap dari 17 komite menjadi 12 komite.

Soal voter, Joko menegaskan bahwa perhimpunan pemain sepak bola profesional Indonesia bukan merupakan voter PSSI. "PSSI mengikuti bagaimana hubungan yang dilakukan FIFA dan FIFPro, hanya dalam bentuk nota kesepahaman atau MoU," katanya di Tangerang, Sabtu (13/1/2018).

Setelah KLB selesai, kongres akan dilanjutkan dengan kongres biasa yang masih berlangsung hingga berita ini diturunkan.

Beberapa agenda kongres biasa tersebut adalah pengesahan agenda kongres, penambahan agenda baru, laporan kegiatan dan keuangan PSSI selama 2017.

Lalu ada rencana program strategis dan kerja PSSI pada tahun 2018. Selain itu terdapat pengesahan anggota baru dan pengangkatan, peresmian dan pemberhentian orang atau badan. (*)

Editor
: Faizal R Arief
Publisher
: Rizal Dani