Peristiwa
1000 Jiwa Terdampak Banjir di Banyuwangi
12-01-2018 - 15:41 | Views: 3.39k
Petugas Kepolisian dan Koramil saat meninjau kawasan yang tergenang banjir. (FOTO: Hafil Ahmad/TIMES Indonesia)
Petugas Kepolisian dan Koramil saat meninjau kawasan yang tergenang banjir. (FOTO: Hafil Ahmad/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyuwangi menyatakan, seribu jiwa terdampak banjir di Selatan Banyuwangi.

Dari analisa Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyuwangi, potensi banjir terjadi di beberapa titik rawan.

Selain intensitas hujan tinggi dengan durasi lebih lama  hingga sungai meluap, banjir disebabkan, lantaran kurang sempurnanya sistem drainase dan lahan serapan air di lingkungan kota dan perumahan, sehingga air akan menggenang beberapa saat di daerah dengan kultur rendah.

Seperti yang terjadi Rabu (10/1/2018) hingga Kamis dini hari yang terjadi di Dusun Silirsari, Silirbaru, dan Kesilir Desa Pesanggaran, Sumberagung, Sumbermulyo, Kandangan, dan Desa Sarongan Kecamatan Pesanggaran yang dilanda banjir dengan ketinggian air antara 30 centimeter hingga 1 meter.

“Di Desa Pesanggaran jumlah KK terdampak sekitar 60 KK sekitar 200an jiwa. Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran terdampak banjir di Dusun Silirbaru yang terdampak banjir sekitar 260 KK, sekitar 800 jiwa,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD, Eka Muharam.

Oleh karenanya, pihaknya melakukan evakuasi dan membantu masyarakat terdampak seperti menyelamtkan barang-barang rumah tangga dan menyiagakan 8 personel Tim Reaksi Cepat dengan perlengkapannya seperti perahu, mesin penyedot, dan pelampung karena dimungkinkan luapan sungai dan ketinggian air akan kembali terjadi, sehingga perlu antisipasi berbagai peralatan untuk disiagakan disana.

“Kita sudah membuka dapur umum dengan koordinasi dengan Dinas Sosial yang memiliki peralatan dan otoritas dibidang itu untuk melayani kebutuhan makan masyarakat terdampak,”  ujar Eka.

Meskipun banjir telah surut, lanjut Eka, masih banyak warga masyarakat terdampak yang kesulitan memasak makanan akibat banjir yang terjadi kemarin.

Sejauh ini, genangan air masih terlihat di beberapa titik pemukiman warga. Untuk itu dirinya mengimbau kepada warga masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berkoordinasi dengan aparat Kepolisian, TNI maupun pemerintahan setempat. (*)

Pewarta
: Hafil Ahmad
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Rizal Dani