Gaya Hidup
Awas, Gemar Belanja Online Dapat Sebabkan Hal Ini
12-01-2018 - 06:32 | Views: 2.98k
ILUSTRASI. Belanja online. (FOTO: blog.paymill.com)
ILUSTRASI. Belanja online. (FOTO: blog.paymill.com)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Belanja online memang mempermudah hidup. Tidak perlu susah-susah keluar rumah untuk mencari barang yang diinginkan. Hanya dengan duduk, Anda sudah dapat membeli pakaian hingga bahan makanan sehari-hari. Praktis dan menghemat waktu. 

Memang, banyak kemudahan yang ditawarkan dari proses jual beli secara online. Tapi belanja online bukanlah tanpa risiko. Ada yang mengatakan bahwa kebiasaan ini dapat membuat gemuk. Benarkah? Berikut penjelasannya dilansir dari Klik Dokter.

Biasanya ketika Anda berbelanja, terutama di mal, Anda akan berkeliling memutar mal demi mencari barang yang dituju. Kadang bisa berjam-jam tanpa disadari, dan itu akan membuat Anda seperti berolahraga. Untuk diketahui, berjalan kaki santai selama setengah jam saja sudah membakar hingga 100 kalori.

Apalagi wanita sering menghabiskan waktu hingga beberapa jam untuk mencari pakaian. Bahkan mereka dapat berjalan dari lantai bawah ke atas, dari ujung ke ujung. Belum lagi ditambah beban barang belanjaan yang harus dibawa. Coba bayangkan, berapa kalori yang bisa dihabiskan dengan kegiatan berbelanja secara langsung tersebut.

Dengan berbelanja online berarti Anda mengurangi kegiatan berjalan kaki tersebut. Kurangnya aktivitas fisik tentunya dapat memicu kenaikan berat badan. Selain itu, aktivitas fisik yang kurang juga merupakan awal dari beberapa masalah kesehatan seperti obesitas.

Berbelanja online juga biasanya menyebabkan Anda membuat keputusan yang kurang baik, terutama pada makanan. Anda akan cenderung membeli makanan yang kurang sehat. Lebih-lebih, produk makanan yang dijual online umumnya tidak memiliki label nutrisi.

Memang belanja online dapat menghemat waktu dan tenaga. Namun, jangan sampai hal tersebut malah mengurangi aktivitas fisik Anda, dan akhirnya membuat gemuk. Meski Anda gemar berbelanja online, sebaiknya tetaplah aktif bergerak setiap hari. (*)

Editor
: Deasy Mayasari
Publisher
: Ahmad Sukma
Sumber
: TIMES Indonesia