Peristiwa
Resmi Kelola Bandara Banyuwangi, Angkasa Pura II 'Diwanti-wanti' Kemenhub
22-12-2017 - 15:44 | Views: 3.30k
Kepala Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso, Dirut AP II Muhammad Awaluddin dan Bupati Anas dalam acara serah-terima pengelolaan Bandara Banyuwangi. (FOTO: Humas Pemkab Banyuwangi for TIMES Indonesia)
Kepala Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso, Dirut AP II Muhammad Awaluddin dan Bupati Anas dalam acara serah-terima pengelolaan Bandara Banyuwangi. (FOTO: Humas Pemkab Banyuwangi for TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – PT Angkasa Pura II telah resmi menjadi pengelola atau operator Bandara Banyuwangi, Jawa Timur setelah dilakukan acara serah-terima di Kantor Bandara Banyuwangi, hari ini, Jumat (22/12/2017).

Dalam sambutannya, Kepala Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agus Santoso menyampaikan banyak pesan pada Dirut AP II Muhammad Awaluddin, dalam pengelolaan bandara nantinya.

"Bandara Banyuwangi memiliki record (rekaman catatan) safety yang baik. Kami harap keselamatan manusia tetap diutamakan karena nyawa manusia adalah hal luar biasa yang sangat penting," kata Agus.

Selain itu dalam berkas serah-terima yang ditandatangani keduanya, dan disaksikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, juga tertera rencan-rencana pembangunan secara bertahap. Agus berharap tahapan pembangunan benar-benar terlaksana sehingga Bandara Banyuwangi mampu menjadi penyangga Bandara Internasional Ngurah Rai Bali yang akan menjadi tempat banyak even internasional di tahun 2018.

Dia juga mengungkapkan keinginannya agar misi awal bandara, yang dulunya bernama Bandara Blimbingsari itu menjadi pusat perekonomian yang menyejahterakan masyarakat terus diwujudkan. Sehingga berbagai niatan mulia seperti membangun kemakmuran masyarakat Banyuwangi yang digagasnya dengan Bupati Anas sejak 10 tahun lalu itu dapat terwujud.

Agus menambahkan bahwa Bandara Banyuwangi merupakan bandara ke-14 yang diserahkan ke AP II. Penyerahan pengelolaan bandara seperti itu dilakukan karena Kemenhub tidak diperbolehkan mengambil provit, sedangkan bandara potensial akan dikembangkan lebih besar yang disertai penyerapan provit.

Sementara itu Bupati Anas berterima kasih ke Kemenhub yang terus mendukung pengembangan bandara tersebut.

“Atas nama masyarakat Banyuwangi, yang pertama harus saya sampaikan adalah ucapan sejuta terima kasih kepada Kementerian Perhubungan yang sangat luar biasa mendukung pengembangan Bandara Banyuwangi sehingga bisa berkembang sepesat sekarang,” kata Anas.

Anas yakin kemudahan aksesibilitas melalui bandara menjadi salah satu sarana untuk mempercepat laju pembangunan yang dampaknya adalah kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat. (*)

Pewarta
: Ahmad Suudi
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Rizal Dani