Peristiwa
Hari Ibu, Bupati Anas Ajak Kaum Ibu Kreatif Kembangkan Potensinya
20-12-2017 - 21:33 | Views: 4.49k
Bupati Anas, Minuk dan Wabup Yusuf dalam acara bersama Gerakan Organisasi Wanita (GOW) di Gedung Wanita. (FOTO: Humas Pemkab Banyuwangi for TIMES Indonesia)
Bupati Anas, Minuk dan Wabup Yusuf dalam acara bersama Gerakan Organisasi Wanita (GOW) di Gedung Wanita. (FOTO: Humas Pemkab Banyuwangi for TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak perempuan untuk mengembangkan potensi kemampuannya. Memanfaatkan teknologi, para ibu diajak membuka peluang ekonomi dengan kreatif.

Hal itu dilontarkan Bupati Anas saat peringatan Hari Ibu yang ke- 89 yang digelar Gerakan Organisasi Wanita (GOW) di Gedung Wanita Rabu (20/12). Menurut Anas, seiring dengan perkembangan teknologi, kini setiap orang bisa mengembangkan potensinya, salah satunya kemampuan memasak yang umum dimiliki ibu-ibu.

"Sekarang telah ada layanan digital antar makanan. Tidak perlu punya restoran ataupun kedai, cukup diolah di rumah asal enak akan banyak yang pesan," kata Anas.

Anas pun mencontohkan fenomena jutawan baru di Jakarta yang mereka adalah ibu rumah tangga. Mereka dengan kreatif menjual makanan secara online, meski tidak punya warung ataupun toko. “Selain makanan, mungkin ibu-ibu yang memiliki rumah di pinggir sawah juga bisa disewakan. Kreatif semacam ini sangat perlu bagi ibu-ibu, untuk mendapatkan pendapatan yang lebih,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Anas juga meminta agar organisasi wanita bisa bersinergi dengan pemerintah. Misalnya para perempuan dipersilahkan mengajukan ke pemkab butuh pelatihan apa yang bisa dibantu pemkab.

“Kami berikan ruang selebar-lebarnya dalam setiap kegiatan baik di desa maupun pemerintahan yang melibatkan peran ibu. Misalnya, kalau ada  pelatihan markerting ibu-ibu bisa dilibatkan. Begitu juga saat ada pelatihan-pelatihan di desa-desa. Karena peran mereka ini ke depan sangat penting. Daerah yang hebat, pasti di belakangnya ada ibu-ibu yang hebat,” katanya.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Banyuwangi, Ny Minuk Yusuf Widiyatmoko menyatakan siap berkolaborasi dengan pemkab untuk memberdayakan perempuan. Selama ini, kata Minuk, pihaknya  juga telah membekali ibu-ibu dengan berbagai macam pelatihan, seperti pelatihan pembuatan tudung saji, pemanfaatan perkarangan, smoke hingga pelatihan pembuatan makanan olahan. “Dengan bekal ini, kami antusias untuk segera mencoba  memperluas pasar produk hasil pelatihan,” kata Ny Minuk.

GOW sendiri, kata Ny minuk, adalah gabungan 26 organisasi wanita. Di antaranya Bhayangkari, Persit, Dharmayukti, Adyaksa, Kaukus Perempuan, Ikatan Wanita Pengusaha (IWAPI), Himpunan Perias, Wanita Kristen Indonesia, Perwosi. (*)

Pewarta
: Ahmad Suudi
Editor
: Faizal R Arief
Publisher
: Rizal Dani