Politik
Pemilu 2019
KPU Dituntut Laksanakan Pemilu yang Ramah Bagi Disabilitas
19-12-2017 - 13:43 | Views: 1.72k
ILUSTRASI: Penyandang disabilitas menggunakan hak suaranya pada Pilkada. (FOTO: lensaindonesia)
ILUSTRASI: Penyandang disabilitas menggunakan hak suaranya pada Pilkada. (FOTO: lensaindonesia)

TIMESBANYUWANGI, JEMBER – Forum Ormas Peduli Disabilitas Jember meminta keseteraan hak bagi disabilitas, dalam pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada). 

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Forum Ormas Peduli Disabilitas Jember Kusbandono, saat pers conferance deklarasi aksesibilitas dalam pilkada 2018 bagi disabilitas, Selasa (19/12/2017).

Salah satu isi naskah deklarasi yang dibacakan oleh Kusbandono yakni, seluruh komponen pemerintah dan masyarakat dari berbagai unsur mendukung sepenuhnya pilkada serentak 2018 yang akses dan ramah bagi disabilitas.

"Penyandang disabilitas memiliki hak yang setara dengan warga negara Indonesia lainnya dalam memilih, dipilih dan sebagai penyelenggara pemilu," ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Jatim Divisi Sosialisasi Gogot Cahyo Baskoro mengatakan, berterima kasih kepada Persatuan Penyandang Cacat (Perpenca) dan Kemenpora yang telah mengadakan Focus Grup Discussion (FGD) tentang kepedulian terhadap penyelenggaran pemilu bagi disabilitas. Terlebih dengan adanya naskah deklarasi tersebut.

"Dengan adanya naskah ini kami sudah mendengar keinginan, harapan, dan kebutuhan disabilitas yang nantinya insyaallah akan kita implementasikan kepada setiap tahapan pelaksanaan pilgub," kata Gogot.

Gogot menambahkan, untuk layanan iklan masyarakat akan diberikan tulisan atau alat bantu sosialisasi kepada para penyandang disabilitas lainnya.

"Jadi ini komitmen untuk mewujudkan pilkada serentak bagi disabilitas," tutupnya. (*)

Pewarta
: Angga Juli Setiawan
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Rochmat Shobirin