Entertainment
Disney Pixar ‘COCO’ Tayang Perdana Hari Ini
24-11-2017 - 17:20 | Views: 2.37k
Film "COCO" menggambarkan kedekatan dan tradisi keluarga, Jumat (24/11/2017). (FOTO: Variety)
Film "COCO" menggambarkan kedekatan dan tradisi keluarga, Jumat (24/11/2017). (FOTO: Variety)

TIMESBANYUWANGI, SURABAYA – Mengandalkan musik  dan  visual menakjubkan. Pixar Animation Studios mempersembahkan Disney Pixar ‘COCO’ yang mengisahkan perjalanan luar biasa dalam menggapai mimpi  serta kedekatan dan  tradisi keluarga. Film keluarga ini tayang  perdana  di bioskop Indonesia mulai hari ini, Jumat (24/11/2017). 

Terinspirasi dari budaya Meksiko, film yang penuh warna ini akan menceritakan kisah petualangan Miguel, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun yang bermimpi untuk mengikuti  jejak idolanya, Ernesto de la Cruz, sang musisi legendaris  asal Meksiko. Namun untuk itu, Miguel harus menghadapi  kenyataan  bahwa keluarganya  menentang mimpinya.  

Merasa putus  asa  untuk  membuktikan bakatnya,  Miguel  dan  anjing peliharannya, Dante,  menemukan  diri mereka terjebak  di Land of the Dead, atau dikenal sebagai Dia de Muertos. Mereka bersama-sama memulai perjalanan luar biasa untuk menemukan Ernesto de la Cruz dan mencari tahu kenyataan di balik sejarah keluarga Miguel.  

“Film  'COCO'  akan  menunjukan  semangat  dalam  mengejar  mimpi.  Miguel  berjuang  untuk  meraih mimpinya  dan  bahkan  memiliki  tekanan  yang  lebih  lagi  karena  ia  harus  melawan  keinginan keluarganya untuk menggapai mimpinya. 

"Tidak  hanya  itu,  film ini  juga  akan menceritakan  tentang pentingnya keluarga dan menghormati leluhur,” jelas co-director Adrian Molina.   

Film ini turut membawakan pesan indah yang menyentuh hati, tentang sebuah ikatan keluarga yang kuat, nilai-nilai di dalam tradisi keluarga, serta penghormatan terhadap budaya Meksiko. 

Disney Pixar ‘COCO’ terinspirasi dari hari libur nasional Meksiko, ‘Day of the Dead’ atau lebih dikenal dengan istilah Dia de los Muertos, dimana film ini memiliki dua dunia pararel dengan latar belakang Meksiko, yakni Land of the Living dan Land of the Dead. 

Sepanjang  tahun,  kedua  dunia  tersebut  terpisah  namun  berdampingan  secara  harmonis.  Setiap setahun sekali, Land of the Living dan Land of the Dead, akan bergabung menjadi satu secara magis. “COCO mengangkat kisah universal mengenai kasih sayang di dalam keluarga, dan  Dia de Muertos menunjukan  sebuah  reuni  keluarga  besar  antara  ke  dua  dunia  yang  memisahkan  kehidupan  dan kematian, namun perayaan tersebut bukanlah sebuah momen berduka, melainkan sebuah perayaan. 

"Dia de Muertos menjadi hari perayaan untuk mengingat kembali anggota keluarga dan orang-orang tercinta yang sudah berpulang, dan menjaga agar mereka tetap dekat di hati kita,” jelas Lee Unkrich, Sutradara Disney Pixar ‘COCO’.  

Tidak  hanya  mengangkat  perayaan  Dia  de  Muertos,  para  filmmakers  “COCO”  ingin  membawa penonton merasakan  langsung  budaya Meksiko  yang penuh  warna.

Dimulai  pada  tahun  2011, tim produksi Disney Pixar ‘COCO’ telah melakukan beberapa kali perjalanan penelitian ke Meksiko dan berkolaborasi dengan tim konsultan budaya untuk mempelajari lebih jauh seni, film, dan musik khas Meksiko, serta  bertemu langsung dengan para  penduduk  lokal. 

Di  Meksiko, penduduk  setempat menerima dengan  baik. Mereka mempersilahkan untuk  masuk ke dalam rumah  mereka memperkenalkan dengan makanan  daerah  setempat, musik yang mereka  dengarkan, tata krama, serta tradisi yang mereka miliki.

Tetapi hal paling utama ialah mendapat kesempatan untuk menyaksikan secara langsung seberapa penting nilai keluarga bagi kehidupan mereka.

"Melalui film ini, kami berharap para penonton dapat memahami unsur budaya serta tradisi Meksiko seperti yang telah kami alami.” jelas Lee Unkrich, Sutradara Disney Pixar ‘COCO’.   

Disney Pixar ‘COCO’ turut  memberikan penghormatan  kepada berbagai macam  musik Meksiko, mulai dari musik cumbia hingga mariachi.

‘COCO’ juga menampilkan lagu orisinil, “Remember Me,” “Un  Poco  Loco,”  “Everyone  Knows  Juanita,”  “The  World  Es  Mi  Familia,”  dan  “Proud  Corazón.” 

Komposer pemenang penghargaan Oscar, Michael Giacchino turut menulis aransemen indah untuk film Disney Pixar ‘COCO’.  Pengisi suara film Disney Pixar ‘COCO’ terbagi menjadi pengisi suara untuk Land of the Living dan Land of the Dead. 

Termasuk dalam Land of the Living adalah Anthony Gonzales (“Ice Box) pengisi suara Miguel, Ana Ofelia Murguía pengisi suara Mamá Coco, nenek buyut kesayangan Miguel, Renée Victor (“Weeds”) sebagai pengisi suara Abuelita, Jaime Camil (“Elena of Avalor”) sebagai pengisi suara Papá, dan Sofia Espinosa (“Gloria”) yang menjadi pengisi suara Mamá.  

Disney Pixar ‘COCO’ akan dibuka dengan film pendek Disney ‘Olaf’s Frozen Adventure’. Featurette sepanjang 21 menit yang akan kembali menampilkan karakter-karakter favorit dari Frozen, termasuk Olaf (disuarakan oleh Josh Gad) yang sedang menjalankan misi mengumpulkan tradisi liburan terbaik untuk Anna (disuarakan oleh Kristen Bell), Elsa (disuarakan oleh Idina Menzel), dan Kristoff (disuarakan oleh Jonathan Groff). 

Diarahkan oleh Kevin Deters dan Stevie Wermers-Skelton (Prep & Landing) yang merupakan  filmmakers  pemenang  penghargaan  Emmy,  diproduksi  oleh  pemenang  penghargaan Oscar, Roy Conli (Big Hero 6), dan menampilkan lagu orisinil karya Elyssa Samsel dan Kate Anderson (Between the Lines). (*)

Pewarta
: Lely Yuana
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Rochmat Shobirin