Peristiwa
Dukung Asian Games 2018, Proyek LRT Palembang Dipercepat
20-11-2017 - 23:03 | Views: 3.67k
Kepala Proyek Utama LRT Palembang - Sumsel Waskita Karya Masudi Jauhari saat Sharing Informasi. (FOTO: Rochman/TIMES Indonesia)
Kepala Proyek Utama LRT Palembang - Sumsel Waskita Karya Masudi Jauhari saat Sharing Informasi. (FOTO: Rochman/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, PALEMBANG – Waskita Karya terus berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan pembangunan Light Rail Transit (LRT) di Kota Palembang. Progres terbaru struktur proyek LRT Palembang sudah mencapai 70 persen lebih.

Siang malam pemasangan rail dan penyelesaian struktur terus dilakukan pekerja untuk mencapai target 80 persen penyelesaian di Bulan Desember 2017. 

Di balik keoptimisan dalam rangka menyukseskan Asian Games 2018, pembangunan LRT termasuk dalam kategori proyek nekat. Kenapa demikian, karena tidak banyak kontraktor yang berani bekerja sama dalam menggarap LRT Palembang.

Demikian disampaikan oleh Kepala Proyek Utama LRT Palembang, Sumsel Waskita Karya Masudi Jauhari saat sharing kepada media termasuk TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id) beberapa waktu lalu. 

"Khusus pemasangan rail LRT Palembang tergolong sulit tidak banyak kontraktor yang berani karena termasuk baru untuk teknologi rail LRT Palembang ungkap Masudi. "Proyek ini tergolong proyek nekat dan gila juga, "cetus dia.

Hal ini disebabkan tidak ada kontraktor asing yang berani pasang rail di bawah satu tahun. Seperti diketahui, waktu yang diberikan untuk memasang sambungan rel hanya delapan bulan terhitung sejak Juli 2017. 

Pria asal Jawa Timur ini mengungkapkan pihaknya menawarkan tender proyek pemasangan rail ini kepada sejumlah kontraktor luar negeri. "Yang berani China Harbour dengan memberikan jaminan dapat menyelesaikan pemasangan rail kurang dari setahun,"terangnya. 

Mereka dinilai paling berpengalaman seperti pengerjaan di Malaysia. Berbagai cara dilakukan untuk mengejar konstruksi rail. Dengan membentuk kelompok kerja yang tadinya lima kelompok, dikerjakan oleh sepuluh kelompok.

Berdasarkan data dengan lintasan sepanjang 23,4 kilometer, panjang rail LRT dua kali lipatnya yakni sepanjang 46,8 kilometer

Sementara, terbaru, pengerjaan rail telah mencapai 17 km lebih. Berdasarkan studi banding pemgerjaan LRT Palembang dinilai cukup bagus. "Bahkan dari KAI bersama pihak MRT Singapura cukup kaget melihat hasilnya," terangnya.

Dengan pencapaian ini, pihaknya optimistis pekerjaan akan mencapai progres 80 persen hingga akhir tahun atau sesuai dengan proyeksi target.

Ada beberapa ruas yang saat ini dalam konsentrasi penyelesaian struktur yakni di simpang Polda, simpang Angkatan 45, dan simpang Palembang Icon Mall.  "Tiga titik ini ditargetkan selesai pada akhir bulan November ini, "pungkasnya. (*)

Pewarta
: Fathur Rochman
Editor
: Faizal R Arief
Publisher
: Rizal Dani